05 Juli 2026
Skor TOEFL ITP untuk LPDP minimal 500 berlaku untuk sebagian besar jalur beasiswa reguler, meski beberapa jalur afirmasi dan targeted punya ketentuan berbeda. Angka ini bukan sekadar formalitas — LPDP memang memverifikasi keaslian sertifikat dan masa berlakunya, jadi kamu perlu mempersiapkan diri dengan serius sejak awal.
Singkatnya: syarat TOEFL ITP LPDP bergantung pada jalur yang kamu pilih, dan sertifikat yang kamu serahkan harus resmi, masih berlaku (maksimal dua tahun), serta diterbitkan oleh lembaga penyelenggara tes yang diakui.
LPDP membagi program beasiswanya ke dalam beberapa jalur, dan masing-masing punya ketentuan skor kemampuan bahasa Inggris yang sedikit berbeda. Berikut gambaran umum yang perlu kamu pahami sebelum mendaftar.
| Jalur LPDP | Skor TOEFL ITP Minimal | Catatan |
|---|---|---|
| Reguler (dalam negeri) | 500 | Berlaku untuk program S2/S3 dalam negeri |
| Reguler (luar negeri) | 500 (atau setara IELTS 6.0 / TOEFL iBT 61) | Beberapa PT luar negeri mensyaratkan lebih tinggi |
| Afirmasi (3T, disabilitas, dll.) | Bervariasi, bisa lebih rendah | Cek panduan resmi LPDP tiap tahun |
| Targeted (PNS, TNI, Polri) | Mengikuti ketentuan instansi + LPDP | Perlu dikonfirmasi ke instansi masing-masing |
Karena ketentuan ini bisa berubah setiap siklus pendaftaran, selalu cek halaman resmi LPDP untuk informasi terbaru sebelum kamu mengambil tes.
TOEFL ITP memang diterima LPDP untuk program dalam negeri dan sebagian program luar negeri. Tapi ada satu syarat penting yang sering terlewat: sertifikat harus diterbitkan oleh lembaga resmi yang terafiliasi dengan ETS, bukan dari tes internal kampus atau lembaga yang tidak diakui.
Untuk studi di luar negeri, banyak universitas tujuan yang justru mensyaratkan TOEFL iBT atau IELTS secara langsung — terpisah dari syarat LPDP. Artinya, kamu mungkin perlu menyiapkan dua jenis bukti kemampuan bahasa: satu untuk LPDP, satu untuk kampus tujuan. Mentor di program persiapan TOEFL ITP KamuSiap bisa membantu kamu memahami perbedaan ini dan menentukan tes mana yang paling strategis untuk situasimu.
Sertifikat TOEFL ITP yang kamu serahkan ke LPDP harus masih berlaku pada saat pendaftaran. Umumnya masa berlaku sertifikat TOEFL ITP adalah dua tahun sejak tanggal tes. Jadi kalau kamu punya sertifikat lama yang sudah lewat dua tahun, kamu perlu mengulang tes — tidak ada pengecualian untuk ini.
Rencanakan jadwal tes jauh sebelum deadline pendaftaran LPDP. Idealnya, ambil tes setidaknya dua hingga tiga bulan sebelum pendaftaran dibuka, supaya kamu punya waktu untuk mengulang jika skor belum mencapai target.
Masalahnya jarang soal kemampuan bahasa yang buruk. Lebih sering, pendaftar meremehkan format tes TOEFL ITP karena merasa sudah cukup bisa bahasa Inggris sehari-hari. TOEFL ITP punya struktur yang sangat spesifik — mulai dari cara soal Listening disajikan, pola Grammar yang diuji, sampai strategi membaca cepat di seksi Reading Comprehension.
Tanpa latihan yang terarah pada format tes yang sebenarnya, skor bisa jauh di bawah ekspektasi meski kemampuan bahasa Inggrismu sudah lumayan. Ini yang membuat persiapan berbasis pendampingan jauh lebih efisien dibanding belajar sendiri tanpa arah.
Target 500 sebenarnya sangat bisa dicapai kalau kamu tahu bagian mana yang perlu diperkuat. Berikut pendekatan yang terbukti membantu banyak peserta.
Kalau kamu butuh panduan yang lebih terstruktur soal cara belajar ini, artikel tentang cara belajar TOEFL ITP yang efektif bisa jadi titik mulai yang bagus.
Idealnya, mulai tiga hingga empat bulan sebelum deadline pendaftaran LPDP. Waktu itu cukup untuk satu siklus belajar penuh plus satu kesempatan mengulang tes jika diperlukan. Kalau kamu baru mulai dua minggu sebelum tes, hasilnya akan sangat bergantung pada keberuntungan — bukan pada persiapan yang solid.
Persiapan yang matang juga memberi kamu ketenangan saat hari H tiba. Bukan hanya soal skor, tapi soal kepercayaan diri bahwa kamu sudah benar-benar siap — dan itu terasa berbeda saat mengerjakan soal di ruang tes.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bertanya!