KamuSiap
← Semua Artikel

11 Juli 2026

TOEFL Kampus: Bedanya EPrT, TKBI, ACEPT, dan ELPT

Tes TOEFL kampus seperti EPrT, TKBI, ACEPT, dan ELPT adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh masing-masing perguruan tinggi atau lembaga resmi yang ditunjuk, dan hasilnya diakui untuk keperluan akademik seperti syarat kelulusan, pendaftaran program pascasarjana, atau seleksi beasiswa internal kampus.

Keempat tes ini bukan produk yang sama -- masing-masing punya format, penyelenggara, dan konteks penggunaan yang berbeda, jadi penting untuk tahu kamu butuh yang mana sebelum mulai belajar.

Apa Itu EPrT dan Siapa yang Menyelenggarakannya?

EPrT adalah singkatan dari English Proficiency Test. Nama ini dipakai oleh beberapa universitas besar di Indonesia, salah satunya Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai tes standar kemampuan bahasa Inggris internal.

Format EPrT umumnya mengikuti struktur TOEFL ITP, yaitu terdiri dari tiga seksi:

  • Listening Comprehension
  • Structure and Written Expression
  • Reading Comprehension

Skor EPrT menggunakan skala yang sama dengan TOEFL ITP, yaitu antara 310 hingga 677. Tes ini biasanya digunakan untuk syarat wisuda, pendaftaran program magister di dalam kampus, atau keperluan administrasi akademik lainnya yang ditetapkan oleh universitas penyelenggara.

Apa Itu TKBI dan Apa Bedanya dengan EPrT?

TKBI adalah singkatan dari Tes Kemampuan Bahasa Inggris. Tes ini diselenggarakan oleh Pusat Bahasa atau Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Karena dikelola oleh masing-masing institusi, format TKBI bisa sedikit berbeda antara satu kampus dengan kampus lain. Namun secara umum, TKBI juga mengacu pada struktur TOEFL ITP dan menggunakan sistem skor serupa.

Perbedaan utama TKBI dengan EPrT terletak pada nama dan institusi penyelenggaranya. Kalau kampusmu menyebut tesnya sebagai TKBI, berarti itulah nama resmi yang digunakan di lingkungan kampusmu -- bukan tes yang berbeda secara substansi, tapi tetap perlu kamu cek persyaratan skor minimalnya karena setiap kampus bisa menetapkan standar yang berbeda.

Apa Itu ACEPT dan Untuk Apa Digunakan?

ACEPT adalah singkatan dari Academic English Proficiency Test, dan ini adalah tes resmi yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Format ACEPT dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris akademik, dan hasilnya digunakan untuk berbagai keperluan di lingkungan UNY maupun beberapa institusi lain yang mengakuinya.

Seperti EPrT dan TKBI, ACEPT juga menggunakan format berbasis TOEFL ITP dengan tiga seksi utama. Skor ACEPT biasanya menjadi syarat bagi mahasiswa UNY untuk mengikuti sidang tugas akhir atau mendaftar program studi lanjutan di kampus tersebut.

Apa Itu ELPT dan Kapan Kamu Perlu Mengikutinya?

ELPT adalah singkatan dari English Language Proficiency Test. Tes ini digunakan oleh beberapa perguruan tinggi, termasuk Universitas Airlangga (UNAIR), sebagai standar pengukuran kemampuan bahasa Inggris mahasiswa.

Format ELPT pada dasarnya serupa dengan tes-tes lain yang disebutkan di atas -- mengacu pada struktur TOEFL ITP dengan tiga seksi. Perbedaannya ada pada konteks penggunaan: ELPT di UNAIR, misalnya, menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa program sarjana maupun pascasarjana dengan ketentuan skor minimum yang sudah ditetapkan oleh fakultas masing-masing.

Perbandingan EPrT, TKBI, ACEPT, dan ELPT

Nama Tes Penyelenggara Utama Format Dasar Skala Skor Tujuan Umum
EPrT UGM dan beberapa PTN lain Berbasis TOEFL ITP (3 seksi) 310 -- 677 Syarat wisuda, daftar S2, beasiswa internal
TKBI UPT Bahasa berbagai PTN/PTS Berbasis TOEFL ITP (3 seksi) 310 -- 677 (umumnya) Syarat akademik internal kampus
ACEPT UNY Berbasis TOEFL ITP (3 seksi) 310 -- 677 Syarat sidang TA, daftar program lanjutan di UNY
ELPT UNAIR dan beberapa PTN lain Berbasis TOEFL ITP (3 seksi) 310 -- 677 Syarat kelulusan S1 dan S2

Apakah Sertifikat Satu Tes Bisa Dipakai di Kampus Lain?

Ini pertanyaan yang sering muncul, dan jawabannya: tergantung kebijakan kampus tujuan. Beberapa kampus hanya menerima sertifikat dari tes yang mereka selenggarakan sendiri atau yang mereka akui secara resmi. Kampus lain mungkin menerima sertifikat TOEFL ITP dari lembaga resmi ETS sebagai pengganti.

Sebelum mengikuti tes mana pun, selalu cek langsung ke bagian akademik atau website resmi kampus tujuanmu. Jangan asumsikan satu sertifikat otomatis berlaku di mana-mana.

Materi yang Perlu Dikuasai untuk Semua Tes Ini

Karena keempat tes ini menggunakan format yang berbasis TOEFL ITP, materi yang perlu kamu kuasai pada dasarnya sama. Fokus belajarmu sebaiknya mencakup:

  • Listening: memahami percakapan pendek, panjang, dan ceramah akademik dalam bahasa Inggris
  • Structure: memahami tata bahasa Inggris formal, terutama pola kalimat dan error recognition
  • Reading: membaca teks akademik dan menjawab pertanyaan tentang ide pokok, detail, dan inferensi

Yang membedakan persiapan kamu bukan materinya, melainkan skor minimum yang ditargetkan dan waktu yang tersedia sebelum tes. Lihat lebih lengkap tentang materi TOEFL kampus yang sering keluar untuk tahu bagian mana yang paling perlu diprioritaskan.

Bagaimana Cara Mempersiapkan Diri untuk Tes TOEFL Kampus?

Langkah pertama adalah tahu dulu skor minimum yang dibutuhkan kampusmu. Setelah itu, lakukan simulasi tes untuk tahu posisi awalmu sekarang. Selisih antara skor awal dan target itulah yang menentukan seberapa intensif dan berapa lama kamu perlu belajar.

Kalau kamu merasa perlu pendampingan yang lebih terstruktur, program persiapan TOEFL kampus di KamuSiap dirancang untuk membantu kamu memahami format tes, menguasai strategi menjawab soal, dan berlatih dengan materi yang mendekati kondisi tes aslinya -- dari titik manapun kamu mulai.

Kamu juga bisa baca panduan tentang cara belajar TOEFL kampus yang efektif untuk gambaran lebih lengkap soal strategi belajarnya.

Konsultasi via WhatsApp

Baca Juga

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bertanya!

Chat WA